7 Cara Mengatur Keuangan Usaha Rumahan Supaya Cepat Berkembang!

Cara mengatur keuangan usaha rumahan merupakan sebuah edukasi penting. Tak sedikit yang bisnisnya lama berkembang, disebabkan keuangannya yang tidak teratur.

Atas dasar itu, sipapa pun yang memiliki usaha sudah sepatutnya mengatur keuangannya dengan baik. Dengan demikian, pengeluaran menjadi terarah sehingga usaha dan kehidupan makin berkah.

Pengertian Usaha Rumahan

Sebelum membahas cara mengatur keuangan usaha rumahan, ada baiknya kita pahami lebih dulu pengertian usaha rumahan itu sendiri.

Sesuai namanya usaha rumahan adalah usaha yang dilakukan di rumah, sehingga pemilik tidak perlu menyewa tempat usaha lagi.

Ada banyak tempat di rumah yang bisa digunakan menjadi lokasi usaha. Mulai dari bagian garasi, teras rumah, atau tempat lainnya yang memungkinkan.

Jenis usaha yang bisa dilakukannya pun sangat beragam seperti warung kelontong, konter pulsa, usaha percetakan skala kecil, air minum isi ulang dan lain sebagainya.

7 Cara Mengatur Keuangan Usaha Rumahan

Cara mengatur keuangan usaha rumahan

Meski dilakukan di rumah dan mayoritas tidak memiliki karyawan selain anggota keluarga sendiri, bukan berarti penggunaan keuangannya boleh asal-asalan. Jika itu yang terjadi, bukan tidak mungkin usaha yang dijalankan menjadi gulung tikar.

Berikut ini beberapa tips cara mengatur keuangan usaha rumahan agar usaha yang dijalankan bisa cepat berkembang:

1. Lakukan Perencanaan

Perencanaan sangatlah penting dalam hal apa pun, terlebih dalam usaha. Bahkan perencanaan itu sebaiknya dilakukan sedini mungkin, sebelum usaha yang dijalankan berdiri.

Rencanakan dengan baik mulai dari usaha apa yang akan dijalankan di rumah, bagaimana prosedurnya, cara promosi dan lainnya. Dan yang tidak kalah penting tentu saja melakukan rencana keuangannya.

Lakukan perencaaan dengan menyesuaikan lokasi dan keuangan yang dimiliki. Mulai dari membeli aset untuk kebutuhan usaha, hingga barang apa saja yang akan dibeli untuk transaksi dalam usaha tersebut.

Rencanakan semua itu dengan baik, dengan demikian kamu bisa tahu jumlah aset yang dimiliki secara terperinci.

2. Kembangkan Ilmu dan Keterampilan

Dalam usaha bukan hanya modal produk saja yang dibutuhkan. Ilmu dan keterampilan juga sangatlah penting dalam hal ini. Jika kedua hal tersebut berkembang dalam diri seseorang, maka kemungkinan usahanya mengalami perkembangan pun semakin besar.

Dengan kedua hal tersebut, seseorang bukan hanya bisa menyediakan dan melayani banyak hal namun juga semakin paham bagaimana cara pengelolaanya, termasuk mengelola keuangan.

3. Pisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha

Cara mengatur keuangan usaha rumahan berikutnya adalah dengan memisahkan jenis keuangannya. Tak sedikit usaha rumahan yang akhirnya gulung tikar, karena tidak memisahkan uang pribadi dan usaha.

Hal ini karena jika sampai terdesak modal usaha pun terpakai untuk kepentingan pribadi. Akibatnya ketika hendak menggunakan untuk kebutuhan usaha jumlah uangnya sudah sedikit, bahkan lambat laun bisa habis.

4. Lakukan Pembukuan dengan Teliti

Dalam cara mengatur keuangan usaha rumahan, melakukan pembukuan juga sangatlah penting. Dengan demikian, arus dana yang ada menjadi lebih terarah.

Seperti kita tahu, manusia tempatnya salah dan lupa. Atas dasar itu, penting adanya panduan dan pengingat. Pembukuan tersebut bisa mewujudkan hal itu.

Terlebih jika dalam usaha yang dijalankan menerima kasbon atau hutang. Pembukuan ini tentu menjadi lebih urgent. Jangan sampai jumlah uang di luar menjadi tidak diketahui, dan usaha yang dijalankan menjadi korban oknum tidak bertanggung jawab yang enggan membayar hutangnya.

5. Cara Mengatur Keuangan Usaha Rumahan dengan Membuat Anggaran dengan Rutin

Dalam hal keuangan usaha, kamu juga harus membuat anggaran dengan rutin. Anggaran tersebut tentunya menyesuaikan keadaan dan kondisi keuangan.

Diawal usaha, mungkin kamu hanya menganggarkan dana untuk menggolang usaha sedikit setiap hari, minggu, atau bulannya. Namun seiring berjalanya waktu dan berkembangnya usaha, jumlah dan ragam anggaran ini pun harus ditingkatkan.

Senantiasa melakukan anggaran dengan rutin, akan menuntun usaha yang dijalankan agar selalu terarah.

6. Manfaatkan Keuntungan untuk Mengembangkan Usaha

Cara mengatur keuangan usaha rumahan berikutnya adalah dengan menggunakan keuntungan untuk mengembangkan usaha.

Meski kita boleh menggunakan keuntungan yang diperoleh untuk kebutuhan pribadi, namun sebaiknya jangan terlalu berlebihan. Apalagi jika usaha yang dijalankan masih sangat baru.

Lebih baik tahan dulu setiap keinginan yang tidak terlalu penting.  Fokus pada pengembangan usaha, dengan demikian keuntungan yang didapat pun bisa semakin besar.

7. Cara Mengatur Keuangan Usaha Rumahan dengan Menyiapkan Dana Darurat

Manusia memang tidak bisa memprediksi kapan musibah datang. Baik menimpa diri, keluarga, bahkan hingga usaha. Begitu pun untuk kebutuhan urgent lain yang bisa mendadak, seperti biaya berobat, biaya sekolah, dan lain sebagainya.

Meminimalisir penggunaan modal usaha untuk kebutuhan-kebuhan tersebut, sebisa mungkin siapkan pula dana darurat. Dana ini bisa disisikan dari keuntungan yang didapat setiap minggu maupun bulan. Setelah terkumpul pastikan hanya menggunakan sesuai fungsinya, yaitu untuk kebutuhan yang bersifat darurat.

Penutup

Usaha apa pun yang dijalankan dapat kehilangan arah jika tanpa panduan atau rambu-rambu. Mengatur keuangan adalah salah satu rambu-rambu terbaik sehingga usaha yang dijalankan senantiasa terarah.

Demikian 7 cara mengatur keuangan usaha rumahan dari duitmue.com. Semoga bermanfaat dan menginspirasi.

Tinggalkan komentar